
Kebugaran Jasmani
Materi
yang ada di dalam bab ini merupakan salah satu materi yang sangat penting untuk
mencapai kebugaran jasmanimu, jika pada akhir pembelajaran kamu dapat membuat
satu program sederhana tentang pengembangan kebugaran itu merupakan pencapaian
yang luar biasa buatmu. Untuk dapat memahami tentang apa itu kebugaran jasmani,
apa manfaatnya, dan bagaimana melakukannya, maka kamu bacalah bab ini dengan
seksama dan sepenuh hati.

Manfaat Latihan Kebugaran Jasmani
Masyarakat
maju yang kaya dan makmur dengan kenyamanan dan kemudahan yang didukung oleh
mesin atau alat-alat otomatis, akibat kemajuan tersebut menyebabkan penyakit
yang diakibatkan oleh kurang gerak. Sebagai akibatnya, yaitu penyakit
degeneratif, seperti: penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi, diabetes
melitus, dan lainnya yang meningkat sehingga berpengaruh terhadap mutu
kehidupan mereka. Di Belanda biaya perawatan kesehatan meningkat hingga 2,5%,
di Kanada 6%, dan di Amerika Serikat mencapai 8 %, sebagai akibat warga
masyarakat kurang melakukan aktivitas jasmani. Secara ekonomi, keadaan tersebut
dianggap sebagai ancaman yang merugikan. Selain produktivitas dapat menurun,
biaya perawatan kesehatan juga meningkat.
Di
Indonesia sendiri, keadaan tersebut juga telah berkembang dalam jangkauan yang
luas. Keadaan itu terjadi terutama di kota, dan bahkan kini sudah sampai ke
desa. Persoalannya berakar pada perubahan dalam gaya hidup, termasuk pola makan
yang tidak sehat, yang biasanya berurusan dengan faktor risiko. Faktor risiko
adalah faktor yang dapat membangkitkan ancaman terhadap kesehatan. Hal ini
misalnya merokok, makan-makanan mengandung lemak jenuh (minyak kepala, lemak
hewan), dan kurang melakukan aktivitas jasmani, terutama di kalangan masyarakat
yang mampu secara ekonomi dan tinggal di kota besar.
Hampir
20 juta warga Indonesia menderita diabetes melitus atau penyakit kencing manis
yang sukar diobati. Penyakit jantung sudah bukan lagi memonopoli orang dewasa,
tetapi juga telah dialami oleh anak-anak. Penyakit ini merupakan pembunuh nomor
satu di Indonesia. Gejala kemerosotan kebugaran jasmani di kalangan anak-anak
di seluruh dunia sudah merupakan gejala umum. Penyebab utama adalah karena
mereka kurang aktif bergerak, yang diakibatkan oleh bertambah sedikitnya waktu
untuk melaksanakan latihan jasmani. Anak-anak begitu asyik bermain permaian
game di komputer disertai dengan pola makan yang tidak sehat, seperti senang
menyantap makanan siap saji.
Baiklah sekarang kamu sudah membaca sedikit informasi tentang arti penting aktivitas fisik bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup, pertanyaan yang muncul adalah kamu termasuk kategori anak yang mana, yang selalu menghabiskan untuk bermain game atau anak yang aktif mengisi waktu luang dengan aktivitas yang bermanfaat seperti berolahraga. Sekarang kamu sudah mulai menginjak masa remaja, untuk itu mulai sekarang kamu harus menjaga kondisi kesehatan dan kebugaran tubuhmu, apakah kamu mau digerogoti penyakit, jawabannya adalah tidak, untuk itu rajinlah berolahraga.

Latihan kebugaran jasmani secara teratur akan
mendatangkan manfaat sebagai berikut. Terbangun
kekuatan dan daya tahan otot, seperti: kekuatan tulang dan persendian, selain
mendukung penampilan baik dalam olahraga maupun kegiatan non olahraga.
1.
Meningkatkan
kemampuan jantung dan paru-paru.
2.
Menurunkan tekanan
darah.
3.
Mengurangi lemak
dan kadar gula dalam tubuh
4.
Memperbaiki bentuk
tubuh.
5.
Mengurangi risiko
terkena penyakit jantung koroner.
6.
Meningkatkan daya
tahan aerobik.
7.
Meningkatkan fl eksibilitas.
8.
Membakar kalori
yang memungkinkan tubuh terhindar dari kegemukan.
9.
Mengurangi stres.
10. Meningkatkan rasa kebahagiaan
Peningkatan Kebugaran Jasmani

Kebugaran jasmani adalah
kesanggupan dan kemampuan tubuh melakukan penyesuaian (adaptasi) terhadap
pembebasan fisik yang diberikan kepadanya (dari kerja yang dilakukan
sehari-hari) tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti. Setiap orang membutuhkan
kesegaran jasmani yang baik, agar ia dapat melaksanakan pekerjaannya dengan
efektif dan efi sien. Tidak menimbulkan kelelahan yang berarti maksudnya ialah
setelah kamu pulang sekolah, kamu masih mempunyai cukup semangat dan tenaga
untuk menikmati waktu senggangmu dan untuk keperluan-keperluan lainnya yang
mendadak. Latihan yang baik dan berhasil adalah yang dilakukan secara teratur,
sistematis, serta berkesinambungan/kontinu, sepanjang tahun.

Program Pengembangan Aktivitas Kebugaran Jasmani yang Terkait dengan
Kesehatan dan Keterampilan
Komponen-komponen
kebugaran jasmani adalah faktor penentu derajat kondisi setiap individu.
Seseorang dikatakan bugar jika mampu melakukan segala aktivitas kehidupan
sehari-hari tanpa mengalami hambatan yang berarti, dan dapat melakukan tugas
berikutnya dengan segera. Komponen kebugaran jasmani dibedakan atas dua yakni
1. komponen
kebugaran yang berkaitan dengan kesehatan antara lain: ketahanan pernapasan,
komposisi tubuh, kekuatan otot, daya tahan otot, daya tahan aerobik, dan fl
eksibilitas;
2. komponen kebugaran jasmani yang berkaitan dengan keterampilan antara lain: koordinasi, kelincahan (agilitas), kecepatan gerak, daya ledak otot (power), keseimbangan, dan waktu reaksi.

Latihan
Kekuatan
Kekuatan merupakan
kemampuan otot atau sekumpulan otot untuk menerima beban waktu bekerja.
Ketahanan otot merupakan kemampuan otot untuk melakukan suatu tugas gerak dalam
waktu tertentu. Berikut ini kamu akan mempelajari tentang berbagai bentuk
latihan kekuatan antara lain sebagai berikut.
1) Latihan
Kekuatan Otot Perut Kamu mungkin berkeinginan memiliki perut yang langsing dan
atletis, untuk itu maka lakukan gerak berikut ini dengan teratur, salah satu
bentuk latihan kekuatan otot perut adalah sebagai berikut.
a) Latihan
ini dilakukan secara individual dan dapat juga secara berpasangan, contoh
berikut ini yang dilakukan secara berpasangan.
b) Tidur
telentang, kedua lutut ditekuk dan kedua tangan diletakkan di belakang kepala
dan pasanganmu memegang ujung jari kakimu.
c) Angkat
badan ke atas hingga duduk, kedua tangan tetap berada di belakang kepala.
d) Lakukan
gerakan ini sebanyak-banyaknya sampai batas kemampuanmu.
e) Untuk
latihan ini intensitasnya atau jumlah pelaksanaannya kamu tingkatkan bertahap
dari waktu ke waktu

Apa yang kamu rasakan
pada bagian perutmu setelah melakukan latihan jenis ini, apa perutmu terasa
kaku dan tidak nyaman. Ini pertanda bahwa latihan yang barusan kamu lakukan
sudah bereaksi pada dirimu, apabila latihan ini kamu lakukan secara terjadwal
setiap hari maka akan menambah kapilar otot perutmu dan sekaligus meningkatkan
kebugaran tubuhmu.
2)Kekuatan
Otot Kedua Lengan Jenis latihan yang ke-2 yang akan kamu pelajari adalah
latihan untuk melatih kekuatan otot-otot lengan, cara melakukannya sebagai
berikut. Jenis latihan ini dikenal dengan nama push-up.
a) Tidur
trlungkup, kedua kaki rapat dan lurus ke belakang, ujung kaki bertumpu pada
lantai
b) Kedua
telapak tangan menempel di lantai dengan posisi dibuka selebar bahu dan kedua
siku ditekuk.
c) Angkat
badan ke atas hingga kedua lengan lurus, posisi badan dan kaki dalam satu garis
lurus.
d) Kemudian
turunkan badan dengan membengkokkan kedua siku, badan dan kedua kaki tetap
lurus dan tidak menyentuh lantai.
e) Lakukan
latihan ini berulang-ulang.
f) Batas
akhir melakukan latihan ini adalah kedua lengan tidak sanggup lagi mengangkat
badan.

Bagaimana rasanya lengan
dan bahumu setelah melakukan latihan jenis ini, untuk meningkatkan semangatmu,
jenis latihan ini dapat kamu lombakan dengan teman-temanmu.
3) Kekuatan Otot Punggung Aktivitas latihan yang ke-3 adalah salah satu jenis latihan untuk meningkatkan kekuatan otot-otot punggung, cara melakukannya sebagai berikut. Jenis latihan ini sebaiknya dilakukan secara berpasangan.

a) Tidur
telungkup, kaki rapat dan kedua tangan berpegangan di belakang kepala, kedua
pergelangan kaki dipegang oleh teman.
b) Angkat badan ke atas hingga dada tidak
menyentuh ke lantai, posisi kaki tetap masih menyentuh pada lantai.
c) Lakukan
latihan ini berulang-ulang disesuaikan dengan irama hitungan.
d) Batas
akhir melakukan latihan ini adalah badan terasa bergemetar dan kamu tidak punya
kekuatan lagi untuk mengangkat badanmu.
e) Lakukan
secara bergantian dengan cara yang sama.
4) Kekuatan Otot Tungkai (Naik Turun Bangku) Jenis aktivitas ke 4 untuk pengembangan kebugaranmu adalah latihan kekuatan otot-otot tungkai, model ini merupakan salah satu cara yang dapat kamu lakukan, cara melakukannya sebagai berikut

a) Latihan
ini dilakukan secara individual.
b) Sediakan
sebuah bangku, dan kamu pastikan kaki bangku yang kamu pilih kuat.
c) Berdiri
menghadap ke arah bangku.
d) Langkahkan
kaki kanan ke atas bangku diikuti kaki kiri, kemudian turunkan kaki kanan ke
lantai dan diikuti kaki kiri.
e) Latihan
ini dilakukan berulangulang sampai batas kamu tidak mampu lagi untuk naik.
Setelah melakukan jenis latihan ini
beberapa saat, apa yang kamu rasakan, di antaranya adalah napasmu menjadi
sesak, otot paha dan betismu merasa pegal. Hal ini berarti latihan yang kamu
lakukan sudah memberikan reaksi positif buatmu. Dengan latihan ini kapasitas
jantung dan paru-parumu akan meningkat, kemudian otot-otot tungkai juga akan
bertambah jumlah kapilarnya. Untuk itu lakukan latihan jenis ini secara
terjadwal misalnya 3 kali dalam seminggu.

Daya Tahan Otot
Daya
tahan otot adalah kemampuan otot-otot untuk melakukan tugas gerak yang
membebani otot dalam waktu yang cukup lama. Salah satu bentuk latihan daya
tahan otot adalah latihan weight training (latihan beban). Weight training
adalah latihan-latihan yang sistematis dimana beban hanya dipakai sebagai alat
untuk menambah kekuatan otot guna mencapai berbagai tujuan tertentu, seperti:
memperbaiki kondisi fisik, kesehatan, kekuatan, prestasi dalam suatu cabang
olahraga dan sebagainya

Daya Tahan Otot Lengan dan Bahu
Sebelum
kamu melakukan latihan daya tahan menggunakan beban ini sebaiknya kamu harus
pahami beberapa prinsip dan syarat latihan beban adalah sebagai berikut.
a.
Latihan beban
harus didahului dengan (warm up) pemanasan yang menyeluruh.
b.
Prinsip overload
harus diterapkan, karena perkembangan otot hanya mungkin apabila dibebani
dengan tahanan yang kian hari bertambah berat.
c.
Sebagai patokan
dianjurkan untuk melakukan tidak lebih dari 12 RM dan tidak kurang dari 8 RM
(repetisi maksimal) untuk setiap bentuk latihan.
d.
Agar hasil
perkembangan otot efektif, setiap bentuk latihan dilakukan dalam 3 set dengan
istirahat di antara setiap set 3 – 5 menit.
e.
Setiap mengangkat,
mendorong atau menarik beban haruslah dilakukan dengan teknik yang benar.
f.
Setiap bentuk
latihan harus dilakukan dalam ruang gerak yang seluas-luasnya, yaitu dari
ekstensi penuh sebagai kontraksi penuh.
g.
Selama latihan,
pengaturan pernapasan haruslah diperhatikan. Keluarkan napas pada waktu
melakukan bagian yang terberat dari bagian tersebut, dan ambil napas pada waktu
bagian terenteng (bagian relaksasi) dari latihan.
h.
Latihan beban
sebaiknya dilakukan 3 kali dalam seminggu, diselingi dengan satu hari istirahat
i. Latihan beban harus diawasi oleh seseorang guru/pelatih yang mengerti betul
masalah latihan beban.
Untuk
anak seusiamu latihan beban yang akan digunakan belum perlu menggunakan alat
tambahan, cukup badanmu saja sebagai bebannya, salah satu cara melakukan
latihan daya tahan otot lengan dan bahu untuk meningkatkan kebugaran jasmani
sebagai berikut.
a)
Latihan dilakukan
secara berpasangan, pilihlah teman yang seimbang denganmu.
b)
Latihan dilakukan
dengan cara berjalan dengan menggunakan kedua lengan dan kedua kaki dipegang
oleh teman.
c)
Lakukan latihan
ini berulang-ulang secara bergantian dengan teman.
d)
Jarak yang
ditempuh 15 – 20 meter.
Setelah
kamu mencoba melakukan latihan jenis ini, apa yang kamu rasakan dengan kedua
lengan dan bahumu, apakah terasa pegal dan ototototmu terasa bergerak, ini
pertanda bahwa latihan yang telah kamu lakukan sudah memberikan dampak terhadap
tubuhmu. Sebaiknya latihan jenis ini sering kamu lakukan di rumahmu bersama
adik atau kakakmu.

Daya Tahan Pernapasan
Daya tahan adalah kemampuan seseorang untuk melakukan kerja dalam waktu yang relatif lama.
Istilah lainnya yang sering digunakan ialah respirato-cardio-vaskulair endurance, yaitu daya tahan yang
bertalian dengan pernapasan, jantung, dan peredaran darah. Karena itu bentuk
pembelajaran untuk meningkatkan daya tahan pernapasan, jantung, dan peredaran
darah ini disebut ergosistem sekunder yang dilatih melalui peningkatan
ergosistem primer (sistem saraf-otot dan tulang kerangka). Pembelajaran yang
dapat meningkatkan dan mengembangkan daya tahan jantung dan paru-paru antara
lain: lari, renang, cross-country atau lari lintas alam, fartlek, interval
training atau bentuk aktivitas apapun yang memaksa tubuh untuk bekerja dalam
waktu yang lama (lebih dari 6 menit). Dalam bagian ini akan dijelaskan mengenai
interval training. Interval training adalah suatu sistem pembelajaran yang
diselingi oleh interval-interval berupa masa istirahat. Bentuk pembelajaran
dalam interval training dapat berupa lari (interval running) atau renang
(interval swimming)
Beberapa faktor yang harus
dipenuhi dalam menyusun program interval training antara lain sebagai berikut.
1)
Lamanya pembelajaran
2)
Beban (intensitas) pembelajaran.
3)
Ulangan (repetision) melakukan pembelajaran.
4)
Masa istirahat (recovery interval) setelah
setiap repetisi pembelajaran. Banyak jenis latihan untuk meningkatkan daya
tahan pernapasan ini salah satu di antaranya sebagai berikut
Interval Training Cepat dengan Jarak Pendek
a) Lama
Pembelajaran : 5 – 30 detik
b) Intensitas
Pembelajaran : 85% - 90% maksimum
c) Ulangan
Pembelajaran : 15 – 25 kali d. Istirahat : 30 – 90 detik Contoh Pembelajaran :
Waktu terbaik 100 m : 14 detik
|
PENGULANGAN |
JARAK |
WAKTU |
ISTIRAHA |
|
5 |
50 METER |
8 DETIK |
30 DETIK |
|
5 |
100 METER |
16 DETIK |
90 DETIK |
|
5 |
100 METER |
16 DETIK |
90 DETIK |
|
5 |
50 METER |
8 DETIK |
30 DETIK |

Berikut ini kamu akan mempelajari tentang
berbagai jenis latihan untuk mengembangkan kelenturan (Fleksibility) adalah
luas gerak persendian untuk menggerakkan anggota badan pada suatu persendian.
Kelenturan dapat ditingkatkan dengan bentuk latihan mengayun, memutar, dan
memantul-mantulkan atau menggerak-gerakan anggota tubuh. Bentuk-bentuk latihan
kelenturan ada dua bentuk, yaitu: peregangan dinamis dan peregangan statis.
Yang termasuk pada peregangan dinamis adalah peragangan yang dilakukan dalam
kondisi bergerak, sedangkan peregangan statis adalah peregangan dengan menahan
gerakan dalam satu waktu tertentu.

Kelentukan
Pergelangan Tangan
Berikut ini adalah salah
satu jenis peregangan dinamis, yaitu peregangan pergelangan tangan, cara
melakukannya sebagai berikut ini.
a) Posisi
awal, berdiri dengan kedua kaki dibuka selebar bahu.
b) Pautkan
jari-jari tangan satu sama lain telapak tangan menghadap ke atas.
c) Putar
telapak hingga menghadap ke depan di depan tubuh sejauhnya, tahan posisi selama
3 detik.
Pola latihan ini dapat
kamu variasikan dengan cara mengangkat dan menurunkan kedua tangan secara
bersamaan sejuhnya ke depan, ke atas, ke samping kanan, dan samping kiri.
Gerakan ini dapat kamu manfaatkan apabila tanganmu merasa kesemutan.
Kelentukan
Bahu
Berikut ini adalah
latihan kelentukan bahu jenis ke-1 kegunaannya adalah untuk melenturkan
persendian bahu, cara melakukannya sebagai berikut.
a) Posisi
awal, berdiri dengan kedua kaki dibuka selebar bahu.
b) Luruskan
lengan kiri ke depan setinggi bahu telapak tangan menghadap ke arah kanan
badan.
c) Tarik
lengan kiri ke arah kanan sampai habis menggunakan tangan kanan dengan cara
mengaitkan tangan kanan ke siku tangan kiri.
d) Tahan
gerakan pada batas akhir gerakan 1 x 8 hitungan. e) Kembali ke posisi awal.
e) Lakukan
menarik tangan kanan ke kiri dengan cara yang sama.
Latihan jenis ini dapat kamu manfaatkan
untuk menghilangkan pegal pada bahumu, informasikan hal ini pada anggota
keluargamu, sehingga apabila ada anggota keluargamu pegal-pegal pada bahu tidak
perlu memanggil tukang urut lagi, cukup kamu yang memberitahukan contoh
gerakannya. Selamat mencoba
Kelentukan
Bahu
Jenis latihan kelentukan
bahu jenis ke-2 cara melakukannya sebagai berikut.
a)
Posisi awal, berdiri dengan kedua kaki
dibuka selebar bahu.
b)
Letakkan telapak tangan kiri pada bagian
tengah punggung hingga siku tegak lurus di belakang kepala, kemudian siku
tangan kiri digenggam menggunakan tangan kanan dari arah atas kepala
c) Tarik tangan kiri ke arah kanan sampai habis gerakannya dengan pinggang sebagai poros gerakan dan hitung 1x 8 hitungan. d) Kembali ke posisi awal, dan lakukan menarik tangan kanan ke arah kiri.
Jenis
gerakan ini tidak hanya bermanfaat untuk kelenturan persendian bahu, namun juga
bermanfaat untuk meregang sisi kiri dan kanan tubuh bagian atas
Kelentukan
Leher
Aktivitas pembelajaran
berikutnya yang akan kamu pelajari adalah salah satu jenis latihan untuk
melenturkan otot-otot dan persendian leher, cara melakukannya sebagai berikut:
a)
Posisi awal, berdiri dengan kedua kaki
dibuka selebar bahu, lengan rileks di sisi badan, dan pandangan lurus ke depan
b)
Gerakan ke 1: tolehkan kepala ke kiri sampai
batas akhir gerakan, dan tahan gerakan selama 1 x 8 hitungan.
c)
Kembali ke posisi awal.
d)
Gerakan ke 2: tolehkan kepala ke kanan
sampai batas akhir gerakan, dan tahan gerakan selama 1 x 8 hitungan.
e)
Kembali ke posisi awal
f)
Gerakan ke 3: miringkan kepala ke kiri
sampai batas akhir gerakan hingga telinga kiri hampir menempel di bahu kiri,
dan tahan gerakan selama 1 x 8 hitungan.
g)
Kembali ke posisi awal.
h)
Gerakan ke 4: miringkan kepala ke kanan
sampai batas akhir gerakan hingga telinga kanan hampir menempel di bahu kanan,
dan tahan gerakan selama 1 x 8 hitungan
i)
Kembali ke posisi awal
j)
Gerakan ke 5: tundukkan kepala ke bawah
sampai batas akhir gerakan hingga dagu hampir menempel di dada, dan tahan
gerakan selama 1 x 8 hitungan.
k)
Kembali ke posisi awal.
l)
Gerakan ke 5: dongakkan kepala ke atas
sampai batas akhir gerakan hingga terasa sakit, dan tahan gerakan selama 1 x 8
hitungan.
m)
Kembali ke posisi awal.
Jenis gerakan peregangan
ini dapat kamu manfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti menghilangkan rasa
pegal pada leher dan pundak, meringankan sakit kepala. Latihan jenis ini harus
kamu lakukan dengan sungguh-sungguh karena jika kamu melakukan dengan
asal-asalan dapat menyebabkan keseleo pada leher. Sekiranya ada keluargamu yang
mengalami pegal pada leher dan bahu atau sakit kepala, maka kamu bisa
menyarankan memberikan contoh pada mereka untuk melakukan gerakan jenis ini.
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat

Tungkai
dan Punggung
Aktivitas pembelajaran
latihan kebugaran jasmani berikut ini bertujuan untuk meningkatkan kelentukan
tungkai dan punggungmu, cara melakukannya sebagai berikut.
a)
Diawali dengan sikap berdiri kangkang.
b)
Bungkukkan tubuhmu ke arah bawah kanan
sambil memegang pergelangan kaki kanan dengan kedua jari tangan kanan,
pertahankan selama 8 detik.
c)
Bungkukkan tubuhmu ke arah depan sambil
meletakkan telapak tangan pada titik terjauh di depan badan, pertahankan selama
8 detik.
d)
Bungkukkan tubuhmu ke arah bawah kiri
sambil memegang pergelangan kaki kiri dengan kedua jari tangan kiri,
pertahankan selama 8 detik. e) Ulangi masing-masing latihan sebanyak 1 x 8
hitungan.
Untuk melakukan latihan
jenis ini, kamu harus melakukannya dengan benar, karena kalau tidak akan
menyebabkan salah urat. Latihan jenis ini dapat kamu manfaatkan untuk
menghilangkan rasa pegal pada tungkai bawah dan atas serta tubuhmu bagian
belakang.
Kelentukan
Punggung
Jenis gerakan lainnya
yang akan kamu pelajari adalah latihan untuk kelentukan punggung seperti pada
Gambar 5.16, cara pelaksanaannya sebagai berikut.
a) Posisi
awal dimulai dari posisi merangkak, titik tumpu pada kedua lutut dan kedua
telapak tangan.
b) Lengkungkan
punggung ke atas, pertahankan selama 8 detik (gambar a).
c) Bulatkan
punggung, pertahankan selama 8 detik (gambar b).
d) Tempelkan
dadamu pada kedua paha, dan kedua lengan dijulurkan ke depan sejauhnya,
pertahankan selama 8 detik (gambar c).
e) Rapatkan kedua tangan ke arah paha, dan lengkungkan badan ke belakang, tungkai bawah diluruskan ke atas, pertahankan selama 8 detik
Latihan jenis ini
merupakan satu rangkaian gerak yang panjang, untuk latihan jenis ini kamu dapat
melakukannya secara satu-satu, semua gerakan tidak harus dilakukan dalam satu
waktu.
Untuk kebugaran lainya akan saya share di blog berikutnya....
selamat belajar dan semangat...



Tidak ada komentar:
Posting Komentar