
KEBUGARAN JASMANI YANG TERKAIT DENGAN KETERAMPILAN
Komponen
kebugaran yang berkaitan dengan keterampilan antara lain: koordinasi, agilitas, kecepatan gerak, power, dan keseimbangan.
Pada bagian ini kamu akan mempelajari tentang bentuk-bentuk latihan kebugaran jasmani
yang berkaitan dengan keterampilan antara lain: agilitas, kecepatan gerak, power, dan keseimbangan.

KELINCAHAN (AGILITY)
Kelincahan adalah
kemampuan seseorang untuk mengubah posisi dan arah secepat mungkin sesuai
dengan situasi yang dihadapi dan dikehendaki. Kelincahan sangat penting
fungsinya untuk meningkatkan prestasi maksimal dalam cabang olahraga dan
meningkatkan kebugaran jasmani seseorang.

KELINCAHAN umum ataupun kelincahan khusus dapat diperoleh melalui
latihan dan ada pula dari pembawaan (potensi) sejak lahir. Bentuk-bentuk
latihan kelincahan, antara lain : lari bolak-balik (shuttle-run), lari
belakbelok (zig-zag), dan jongkok-berdiri (squat thrust). Bentuk-bentuk latihan
peningkatan kelincahan antara lain sebagai berikut.

LATIHAN MENGUBAH GERAK TUBUH ARAH LURUS (SHUTTLE RUN) Jika kamu berbakat terhadap satu cabang olahraga
permainan seperti sepak bola atau bola basket, kedua jenis olahraga ini sangat
membutuhkan kelincahan gerak. Salah satu bentuk latihan untuk meningkat
kelincahanmu adalah latihan mengubah gerak tubuh arah lurus (shuttle run), cara
pelaksanaan gerakan ini sebagai berikut.
a) Lari bolak-balik dilakukan secepat
mungkin sebanyak 6 – 8 kali (jarak 4 – 5 meter).
b) Setiap kali sampai pada suatu titik
sebagai batas, si pelaku harus secepatnya berbalik lari secepatnya titik start
larinya.
c) Jarak antara kedua titik tidak
terlalu jauh serta jumlah ulangan tidak terlampau banyak.
d) Dalam latihan ini yang diperhatikan
ialah kemampuan mengubah arah dengan cepat pada waktu bergerak.
Apa yang kamu rasakan
dengan tubuhmu selama melakukan latihan ini, napasmu pasti tersengal-sengal dan
otot-otot tungkaimu terasa pegal dan berdenyut-denyut, itu tidak apa-apa, hal
itu pertanda latihan yang sudah kamu lakukan berdampak terhadap otot-otot
jantung dan tubuhmu secara keseluruhan. Jika kamu sering melakukan latihan ini,
maka dengan sendirinya kelincahan tubuhmu dalam bergerak akan meningkat.
LATIHAN LARI BOLAK BELOK (Zig-Zag)
Bentuk latihan yang ke-2
untuk melatih kelincahan dapat kamu lakukan dengan aktivias lari berbelok-belok
(zig-zag), pola pelaksanaannya amati video sebagai berikut.
a) Buatlah sebuah lintasan
berbelok-belok dengan menempatkan benda/sepatumu posisi zig-zag (5-10 titik).
b) Kamu berdiri di belakang garis start,
lakukan berlari secepatnya mengikuti lintasan zig-zag
c) Lakukan lari bolak-balik dengan cepat
sebanyak 2 – 3 kali. d) Jarak setiap titik sekitar dua meter. Untuk
meningkatkan tingkat kesulitan latihan kelincahan ini dapat kamu lakukan dengan
memperpendek jarak zig-zag.

LATIHAN MENGUBAH POSISI TUBUH JONGKOK-BERDIRI (SQUAT-THRUST)
Bentuk latihan yang ke-3
yang dapat kamu gunakan untuk meningkatkan kelincahan tubuhmu adalah gerakan
seperti pada Gambar diatas cara melakukan latihan mengubah posisi tubuh
jongkok-berdiri (squat-thrust) sebagai berikut
a) Diawali dari posisi berdiri dengan
kedua kaki di buka selebar bahu.
b) Hitungan 1, ambil posisi jongkok dan
menumpukan kedua lengan di lantai.
c) Hitungan 2, tolakkan kedua tungkai
secara bersamaan ke belakang (seperti posisi push-up) dan pandangan lurus ke
depan
d) Hitungan 3, kembali ke posisi
jongkok.
e) Hitungan 4, berdiri dengan kedua kaki
(posisi awal).
f) Latihan ini dilakukan berulang-ulang

LATIHAN GERAKAN BEREAKSI
Bentuk latihan gerakan
reaksi dimanfaatkan untuk mengembangkan kecepatan reaksi yang diperlihatkan
tubuh setelah mendengar aba-aba/ tanda, cara melakukan latihan gerakan bereaksi
sebagai berikut. Permainan ini sebaiknya dilakukan secara berkelompok.
a) Pilihlah salah satu temanmu sebagai
ketua kelompok, tugasnya membunyikan peluit/aba-aba.
b) Sepakati dulu aba-aba yang akan
digunakan.
c) Semua peserta berdiri bebas di area
permainan.
d) Bunyi peluit pertama, lari ke depan
secepat-cepatnya
e) Bunyi peluit kedua, lari mundur
secepat-cepatnya
f) Bunyi peluit ketiga, lari ke samping
kiri secepat-cepatnya.
g) Bunyi peluit keempat, lari ke samping
kanan secepat-cepatnya.
h) Latihan ini dilakukan terus-menerus
secara berangkai tanpa berhenti dahulu.
KECEPATAN (SPEED) KECEPATAN adalah kemampuan
untuk melakukan perpindahan tempat dari satu tempat ke tempat yang lainnya
dalam waktu yang sesingkatsingkatnya. Perpindahan tempat ini, bisa berlaku
untuk tubuh secara keseluruhan bisa juga hanya bagian tubuh tertentu, misalnya,
lari sprint. Laju gerak atau perpindahan tempat banyak ditentukan oleh
faktor-faktor lain, seperti: kelentukan, kekuatan, waktu reaksi, serta tipe
tubuh. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan kemampuan kecepatan harus
melibatkan pula peningkatan dalam kelentukan dan kekuatan serta waktu reaksi.
Macam-macam Bentuk
Pembelajaran Kecepatan Bentuk-bentuk kecepatan ada tiga macam, antara lain
sebagai berikut.

a) KECEPATAN SPRINT (SPRINTING SPEED) Kecepatan sprint adalah kemampuan seseorang bergerak ke
depan dengan kekuatan dan kecepatan maksimal untuk mencapai hasil yang
sebaik-baiknya. Cara pengembangan kecepatan sprint dapat dilakukan dengan
interval running dengan volume beban latihan: 5-10 kali giliran lari, jarak:
30-80 meter, intensitas pembelajaran lari : 80% -100%.

b) KECEPATAN REAKSI (REACTION SPEED) Kecepatan reaksi adalah kemampuan seseorang untuk menjawab
rangsangan secepat mungkin dalam mencapai hasil yang sebaikbaiknya. Hampir
semua cabang olahraga memerlukan kecepatan reaksi di dalam pertandingan. Untuk
mengembangkan kecepatan reaksi dapat dilakukan dengan metode pertandingan,
untuk mencapai waktu yang secepat-cepatnya dalam mereaksi suatu rangsangan.

c) KECEPATAN BERGERAK (SPEED OF MOVEMENT) Kecepatan bergerak adalah kemampuan seseorang untuk bergerak secepat mungkin dalam satu gerakan yang tidak terputus. Seperti gerakan melompat, melempar, salto, dan lain-lain. Cara mengembangkan peningkatan kemampuan kecepatan bergerak dilakukan dengan metode Weight Training. Volume beban Pembelajaran : 4-6 kali giliran, intensitas : 40% - 60%, recovery : 2-3 menit. Bentuk-bentuk pembelajaran untuk meningkatkan kecepatan antara lain sebagai berikut
1) Lari cepat dengan jarak 40 dan 60
meter,
2) Lari dengan mengubah-ubah kecepatan
(mulai lambat makin lama makin cepat),
3) Lari naik bukit,
4) Lari menuruni bukit, dan
5) Lari menaiki tangga gedung.

KESEIMBANGAN
Keseimbangan adalah kemampuan seseorang dalam memelihara posisi
tubuh yang statis (tidak bergerak) atau dalam keadaan posisi badan ya dengan
jalan mengurangi atau memperkecil bidang tumpuan. Latihan keseimbangan
adalah bentuk/sikap badan dalam keadaan seimbang baik pada sikap berdiri,
duduk, maupun jongkok. Keseimbangan adalah bentuk sikap badan dalam keadaan
seimbang, baik pada saat berdiri, duduk, maupun jongkok. Macam-macam bentuk
latihan keseimbangan tubuh adalah sebagai berikut.

1) Latihan Keseimbangan Berdiri Bangau
Bentuk latihan berikut ini dapat kamu gunakan untuk mengembangkan keseimbangan
tubuhmu, cara melakukan latihan keseimbangan berdiri bangau sebagai berikut.
a) Diawali dengan berdiri dengan kaki
dibuka selebar bahu, kedua tangan di samping badan rileks.
b) Berdiri dengan kaki kanan, kaki kiri dilipat
ke belakang dan di pegang dengan tangan kanan di belakang.
c) Luruskan tangan kiri ke samping
setinggi bahu.
d) Lakukan gerakan ini selama 2 x 8
hitungan. e) Selanjutnya lakukan berdiri dengan kaki kiring dinamis (bergerak).
Latihan keseimbangan ini dapat dilakukan

PENINGKATAN POWER
POWER adalah kombinasi dari kekuatan
dan kecepatan. Power ini menunjukkan kemampuan untuk melakukan suatu kerja
dengan cepat. Kekuatan adalah kemampuan untuk melaksanakan kerja dan kecepatan mengukur
kecepatan pengerjaannya. Ketika kedua komponen ini digabungkan, terjadilah satu
komponen fisik yang disebut power. Power adalah salah satu komponen fi sik yang
paling dominan dalam banyak cabang olahraga. Sebagian besar, keterampilan dalam
cabangcabang olahraga tertentu bergantung pada kualitas fisik power. Artinya,
olahragawan tersebut harus menggerakkan tubuh atau bagian tubuhnya secara cepat
dan kuat, sehingga diperlukan kekuatan dan kecepatan dalam waktu yang
bersamaan. Tenaga ledak otot adalah kemampuan otot atau sekelompok otot
melakukan kerja secara eksplosif yang dipengaruhi oleh kekuatan dan kecepatan
kontraksi otot. Dalam kehidupan sehari-hari, daya ledak ini diperlukan untuk
memindahkan benda ke tempat lain yang dilakukan pada suatu saat dan secara
tiba-tiba. Dalam bidang olahraga misalnya, melempar lembing, cakram, bola
basket, dan sebagainya. Untuk bisa melatih power, prosesnya sebenarnya hampir
sama dengan proses latihan kekuatan. Jika latihan tersebut memakai beban,
bebannya harus lebih ringan agar bisa digerakkan dengan cepat dalam repetisi
yang cukup banyak. Amati peragaan cara melakukan latihan peningkatan power
untuk meningkatkan kebugaran jasmani sebagai berikut.

PROGRAM PENGEMBANGAN AKTIVITAS
KEBUGARAN JASMANI MENGGUNAKAN CIRKUIT TRAINING

Bentuk-bentuk latihan
dalam sirkuit adalah kombinasi dari semua unsur fisik. Latihan-latihannya bisa
berupa lari naik-turun tangga, lari ke samping, ke belakang, melempar bola,
memukul bola dengan raket, lompat-lompat, berbagai bentuk latihan beban, dan
sebagainya. Bentuk-bentuk latihannya biasanya disusun dalam lingkaran. Karena
itu nama latihan ini disebut circuit training. Dengan sedikit kecerdikan dan
kreativitas pelatih/pembina akan dapat mendesain suatu sirkuit yang paling
cocok untuk cabang olahraga tertentu. Circuit training didasarkan pada asumsi
bahwa seorang atlet akan dapat mengembangkan kekuatannya, daya tahannya,
kelincahannya, total fitnessnya dengan cara sebagai berikut:
a) Melakukan sebanyak mungkin pekerjaan
dalam suatu jangka waktu tertentu.
b) Melakukan suatu jumlah pekerjaan atau
latihan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.
Cara Melakukan Latihan Sirkuit
1. Dalam suatu daerah atau area tertentu
ditentukan beberapa pos atau stasion, misalnya 10 pos.
2. Di setiap pos atlet diharuskan
melakukan suatu bentuk latihan tertentu.
3. Latihan-latihannya biasanya berbentuk
latihan-latihan kondisi fi sik seperti kekuatan, kecepatan, kelincahan, daya
tahan, dan sebagainya.
4. Latihan dapat dilakukan tanpa atau
dengan menggunakan bobot/ beban.
5. Bentuk-bentuk latihan pada setiap pos
adalah : lari zig-zag, pull-up, lempar bola medicine, squat jumps, naik turun
tambang, press, squat thrust, rowing, dan lari 200 meter secepatnya. Dalam
melakukan setiap bentuk latihan sirkuit pelatih dapat menentukan
variasi-variasi sebagai berikut:
1) Harus dilakukan sekian repetisi.
2) Harus melakukan sebanyak mungkin
repetisi dalam waktu misalnya 15 detik.
3) Demikian pula dapat ditetapkan apakah
setelah setiap bentuk latihan masa ada istirahat (misalnya 15 detik) atau
tidak.
Latihan Sirkuit
a) Pos 1 : Lari
bolak-balik (shuttle-run)
b) Pos 2 : Push-up
c) Pos 3 : Sit-up
d) Pos 4 : Back-lift
e) Pos 5 : Squat-thrust
f) Pos 6 : Lari jarak
pendek (50 meter)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar