
Senam irama
merupakan salah satu bentuk dari gerak berirama. Komponen gerak dalam senam
irama terdiri dari rangkaian gerakan senam yang dilakukan dengan rangkaian
langkah-langkah yang disertai ayunan lengan dan sikap badan dengan diiringi
suatu irama atau musik. Gerakan senam irama harus dilakukan dengan luwes,
kesinambungan gerak, dan ketepatan irama yang menarik.
Untuk
melakukan rangkaian gerakan senam irama, terlebih dahulu dikuasai dengan baik
unsur-unsur gerakan dari sikap awal, langkah-langkah, dan ayunan tangan/badan.
Senam
ritmik adalah gerakan senam yang dilakukan dalam ritme yang tetap, biasanya
ritme gerakan dapat dilakukan dengan hitungan atau irama musik. Senam ritmik
ini dapat dilakukan tanpa menggunakan alat, dan dapat juga menggunakan
alat-alat yang dipegang (hand aparatus) seperti : bola, tali, tongkat, simpai,
dan gada. Senam ritmik merupakan senam yang dilakukan untuk menyalurkan rasa
seni atau rasa keindahan atau untuk membina dan meningkatkan seni gerak.
Gerak
melangkah dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk senam ritmik, yaitu pola
langkah ke sebelah kiri/kanan dan pada posisi terbuka/silang, juga ke
depan/belakang dan pada setengah ujung kaki yang dilakukan secara ajeg.
Pada
bab ini akan dipelajari aktivitas pembelajaran: variasi dan kombinasi gerak
berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan)
tanpa/dengan musik sebagai pembentuk gerak pemanasan, inti latihan, dan
pendinginan dalam aktivitas gerak berirama.
Sejarah Senam Aerobik
Penggunaan istilah aerobic pernah dipopulerkan oleh Kenneth H. Cooper, melalui
bukunya dengan judul serupa, memperkenalkan berbagai kegiatan aerobik, dengan
mengemukakan penentuan kriteria dan pelaksanaannya. Sejak saat itulah, istilah
aerobic semakin dikembangkan oleh banyak pihak hingga lahirlah istilah aerobic
exercise, yang di Indonesia terkenal sebagai senam aerobic. Dari uraian singkat
di atas, disimpulkan bahwa senam aerobic adalah serangkaian gerak tubuh
mengikuti irama musik, sehingga melahirkan ketentuan ritmis, kontinuitas, dan
durasi tertentu. Hal itu bertujuan meningkatkan kemampuan cardiovaskuler dan
pembentukan tubuh. Gerakan-gerakan yang dipilih tersebut diarahkan untuk
peningkatan kemampuan cardiovaskuler, yaitu gerakan yang menyebabkan denyut
jantung meningkat sedemikian rupa ke target tertentu, atau yang sering disebut
zona latihan. Tujuan yang kedua, pembentukkan tubuh, maknanya gerakan yang
dipilih mengandung unsur kalestenik yang memenuhi tuntutan teknik maupun
ketentuan anatomis tertentu.

KEUNTUNGAN
MELAKUKAN SENAM AEROBIK
a. Meningkatkan kapasitas jantung
Istilah aerobik berarti “dengan oksigen”. Ini adalah pelajaran singkat mengenai fungsi
fi siologi: selama bergerak, otot membutuhkan oksigen untuk bekerja secara efi
sien. Ketika beban kerja otot meningkat, tubuh menanggapi dengan meningkatkan
jumlah oksigen yang dikirim ke pelosok-pelosok otot-otot dan jantung.
b. Kekuatan otot
Agar menjadi lebih kuat, otot-otot harus dilatih melebihi beban normalnya.
Untuk memperkuat otot-otot, harus dilatih pada intensitas yang tinggi dalam
waktu singkat, mempergunakan tenaga yang maksimum dan diulang-ulang. Latihan itu akan lebih bermanfaat bila
dilakukan dengan latihan selingan, yang intensitas latihannya beragam dari
latihan berintensitas tinggi sampai dengan intensitas yang sangat rendah antara
lain dengan bersepeda. Latihan dengan intensitas rendah dapat dilakukan dengan
latihan ketahanan otot dengan menggunakan pita karet, pipa, atau barbel yang
ringan.
c. Daya tahan otot
Aerobik membantu meningkatkan daya tahan otot-otot. Daya tahan otot
ditingkatkan dengan cara banyak melakukan gerakan-gerakan ringan. Gerakan-gerakan
aerobik seperti melompat-lompat, mengangkat lutut, dan menendang, yang sering
dilakukan diperlukan untuk meningkatkan daya tahan otot.
d. Kelentukan
Kelentukan adalah keluasan gerakan yang berada di sekeliling sendi. Setelah menyelesaikan latihan aerobik, peregangan membantu meningkatkan kelentukan dan juga membantu sirkulasi darah ke jantung. Jika secara rutin meregangkan badan selesai latihan, akan dirasakan bahwa otot-otot dan tulang-tulang sendi akan berkembang.
e. Komposisi tubuh
Bagian terakhir dari kesehatan fisik adalah komposisi tubuh, yang menunjukkan perbandingan kumpulan otot, tulang, dan cairan-cairan penting di dalam tubuh yang dibandingkan dengan lemak. Orang yang kurus dan berat badannya masih memungkinkan kelebihan lemak. Latihan aerobik yang tetap akan membantu mengubah komposisi tubuh, menghindari tubuh menjadi gemuk dan membentuk otot-otot.

Gerak Senam Aerobik Latihan senam aerobik hendaknya mengikuti ketentuan yang sudah diterima umum, yaitu tidak lepas dari sistematika latihan yang biasa ditemui dalam kegiatan olahraga lainnya. Latihan terdiri dari pemanasan (warming up), inti, yang dalam hal ini disebut aerobiknya, dan pendinginan (colling down).
Berikut ini adalah pembahasan mengenai setiap tahap yang perlu dilakukan dalam
aerobik:
JALAN
DI TEMPAT
Jalan di tempat merupakan
salah satu bentuk latihan gerak berirama, hal ini karena di dalam jalan di
tempat irama derapan langkah dihitung dengan irama gerak yang tetap. Cara
melakukan aktivitas pembelajaran gerakan jalan di tempat senam aerobic
aktivitas gerak berirama sebagai berikut:

a.
Tujuan :
1)
Melatih otot-otot
tungkai.
2)
Melatih persendian
lutut dan pergelangan kaki.
b.
Gerakan :
Jalan di tempat
c.
Pelaksanaan : Lakukan 4 x 8 hitungan
d.
Hitungan
2 x 8 pertama
·
Badan tegak dengan
kedua kaki rapat.
·
Angkat kaki kanan
ke atas setinggi ± 20 cm dari lantai, bersamaan dengan itu ayunkan lengan kanan
ke belakang dan tangan kiri ke depan.
·
Saat kaki kanan
diturunkan ke lantai ayunkan lengan kanan ke depan dan lengan kiri ke belakang.
·
Demikan seterusnya
sampai 2 x 8 hitungan.
· Hitungan selalu jatuh pada kaki kanan.
Gerak
jalan di tempat ini dapat kamu
variasikan dengan bentuk lainnya seperti memutar arah saat melangkah, dalam
hitungan berikut ini
a)
Hitungan 1 dan 2 :
Sambil menghadap ke kanan.
b)
Hitungan 3 dan 4 :
Kembali menghadap ke depan.
c)
Hitungan 5 dan 6 :
Menghadap ke kiri.
d)
Hitungan 7 dan 8 :
Menghadap ke depan.
e) Hitungan ke-8 terakhir, berdiiri tegak, pandangan ke depan, kaki kiri menutup, tangan di pinggang.
Permainan ini akan lebih
indah dilihat apabila kamu melakukan secara berkelompok, misalnya teman satu
kelasmu ada 30 orang, buatlah menjadi 5 kelompok. Pelaksanaannya dapat kamu
lombakan kelompok mana yang paling indah dan kompak gerakannya.
Gerakan
Kepala Contoh aktivitas ke-2
gerak berirama adalah gerak kepala berirama, cara melakukan aktivitas
pembelajaran adalah sebagai berikut:

a.
Tujuan
:
a)
Melatih
persendian dan otot leher ke arah depan.
b)
Melatih
persendian dan otot leher ke arah samping
b.
Pelaksanaan : Lakukan 4 x 8 hitungan.
a)
Hitungan
2 x 8 pertama
b)
Hitungan
1 dan 3 : Jalan ditempat kepala
ditunduk.
c)
Hitungan
2 dan 4 : Kepala tegak.
d)
Hitungan
5 : Kepala menoleh ke kanan.
e)
Hitungan
6 : Kepala kembali ke depan.
f)
Hitungan
7 : Kepala menoleh ke kiri.
g)
Hitungan
8 : Kepala kembali menghadap ke depan
c.
Hitungan
2 x 8 kedua.
1)
Hitungan
1 dan 3: Jalan di tempat, kepala tunduk.
2)
Hitungan
2 dan 4: Kepala tegak.
3)
Hitungan
5: Memiringkan kepala ke kanan, pandangan ke depan.
4)
Hitungan
6: Kepala tegak.
5)
Hitungan
7: Memiringkan kepala ke kiri.
6)
Hitungan
8: Kepala tegak.
7)
Hitungan
ke-8 terakhir jatuh kaki kanan dan kiri merapat, lengan merapat di samping
badan.
Kelihatannya kamu akan
semakin asyik melakukan gerak berirama ini secara berkelompok. Apalagi kalau
dibarengi dengan irama musik, apa musik dangdut atau musik yang ada di
daerahmu.
Gerakan Bahu
Akitivitas belajar ke-3 ini, kamu akan mempelajari tentang menggerakan bahu
berirama, cara melakukan aktivitas pembelajaran sebagai berikut.

a.
Tujuan
:
1)
Melatih persendian
dan otot bahu.
2)
Meluaskan gerakan
pada bahu.
b.
Pelaksanaan : Lakukan 4 x 8 hitungan.
c.
Hitungan
2 x 8 pertama.
1)
Hitungan 1,3,5,7 :
Melangkah ke samping kanan bersamaan dengan itu putar bahu kanan ke atas,
belakang, diikuti kaki kiri merapat dengan sentuhan pada bola kaki sambil
mengeper.
2) Hitungan 2, 4, 6, 8 : Gerakan kebalikannya.
d.
Hitungan
2 x 8 kedua
1)
Hitungan 1,3,5,7 :
Melangkah ke samping kanan bersamaan dengan itu putar lengan kanan lurus serong
depan atas (setinggi bahu) ke belakang, diikuti kaki kiri merapat sambil
mengeper dengan sentuhan pada bola kaki.
2)
Hitungan 2, 4, 6,
8 : Gerakan kebalikannya
e.
Hitungan
2 x 8 ketiga
1)
Hitungan 1,3,5,7 :
Melangkah ke samping kanan bersamaan dengan itu putar lengan kanan lurus dari
bawah, depan ke arah kepala (arah jarum jam). Diikuti kaki kiri merapat dengan
sentuhan pada bola kaki, sambil mengeper.
2)
Hitungan
2, 4, 6, 8 : Gerakan kebalikannya

f.
Hitungan
2 x 8 keempat
1)
Hitungan 1,3,5,7 :
Melangkah ke samping kanan, kaki kiri menutup dengan sentuhan pada bola kaki,
tumit diangkat sambil mengeper. Bersamaan dengan itu kedua lengan sejajar putar
searah dengan arah jarum jam, waktu tangan kanan setinggi kepala, diakhiri
kedua lengan atas merapat badan (siku ditekuk sebesar 60°).
2)
Hitungan
2, 4, 6, 8 : Gerakan kebalikannya.
Hitungan ke-8 terakhir, berdiri kangkang, tekuk kedua lutut sedikit, kedua
ujung jari tangan di atas pundak.
Bagaimana rasanya
bahumu setelah melakukan latihan gerak ritmik berirama ini, apakah terasa pegal
atau capek. Jika itu yang kamu rasakan berarti latihan yang kamu lakukan ada
reaksinya terhadap tubuhmu. Makin sering kamu melakukan latihan gerak ini maka
peredaran darah ke lenganmu akan semakin lancar, hal ini akan berdampak pada
kesehatan badanmu.
Gerakan Dada, Pinggang,
Paha, dan Kaki
Aktivitas ke-5 yang akan kamu pelajaran
dalam gerak berirama ini adalah gerakan dada, pinggang, paha, dan kaki, cara
melakukan aktivitas pembelajarannya adalah sebagai berikut.

a) Tujuan : Meregang dan menguatkan otot-otot dada,
pinggang, lengan, perut dan tungkai.
b) Pelaksanaan : Lakukan 4 x 8 hitungan.
c) Hitungan
1 x 8 pertama
1) Hitungan
1,3,5,7 : dari posisi berdiri dengan kedua kaki dibuka selebar bahu dan kedua
lengan diangkat ke atas (amati gambar), angkat lutut kiri serong ke kanan
hingga paha ratarata air, bersamaan dengan kedua lengan dirapakan di depan
dada.
2) Hitungan
2, 4, 6, 8 : Gerakan kebalikannya.
d) Hitungan
1 x 8 kedua (1) Angkat lutut kanan serong ke kanan hingga paha rata-rata air,
bersamaan dengan kedua lengan dirapatkan di depan dada.

Gerakan
Peregangan
Aktivitas pembelajaran ke-6 ini kamu akan
mempelajari berbagai gerak peregangan, gerakan ini tetap dilakukan dalam gerak
berirama, cara melakukan aktivitas pembelajarannya sebagai berikut
a) Tujuan
:
1) Meregangkan
otot lengan sisi badan kiri, kanan.
2) Meregangkan
otot tubuh.
3) Meregangkan otot tungkai.
b) Pelaksanaan : Lakukan 4 x 8 hitungan.
c) Hitungan
1 x 8 pertama Dari posisi berdiri tegak dengan kedua kaki dibuka selebar bahu,
tekuk lutut kanan, lutut kiri lurus, bersamaan dengan itu jalinkan jari tangan
di depan dada, kedua lengan luruskan ke depan, berat badan pada kaki kanan
(depan), telapak tangan menghadap ke depan.
d) Hitungan
1 x 8 kedua Dari posisi berdiri tegak dengan kedua kaki dibuka selebar bahu,
tekuk lutut kiri, lutut kanan lurus, bersamaan dengan itu jalinkan jari tangan
di depan dada, kedua lengan luruskan ke depan, berat badan pada kaki kiri
(depan), telapak tangan menghadap ke depan
Gerakan Peregangan Lengan
dan Punggung
Aktivitas pembelajaran ke-7 ini kamu akan
mempelajari tentang peregangan lengan dan punggung berirama, cara melakukan
aktivitas pembelajarannya sebagai berikut.

a) Pelaksanaan:
Hitungan
1: langkahkan kaki kanan ke depan sambil meluruskan kedua lengan ke depan
saling berpegangan dan kaki kiri lurus ke belakang.
Hitungan
2: letakkan kedua lengan di atas lutut kaki kanan sambil membungkukkan badan,
berat badan berada di kaki kanan.
Hitungan
ke 3: lentingkan pinggangmu ke depan sambil menautkan kedua tangan di belakang
punggung.
Hitungan
ke 4: berdiri tegak dengan kedua kaki dibuka selebar bahu sambil meluruskan
kedua lengan ke atas kepala.
Bagaimana rasanya badanmu setelah
melakukan aktivitas peregangan ini, tuangkan apa yang kamu rasakan ke dalam
tulisan.
Inti
Amati peragaan cara melakukan aktivitas pembelajaran gerakan inti senam aerobic
aktivitas gerak berirama sebagai berikut:
Aktivitas Pembelajaran Gerakan Buka Tutup
Lengan Aktivitas pembelajaran ini merupakan jenis latihan ke-1 dalam
pembelajaran gerak berirama, cara melakukan aktivitas pembelajarannya sebagai
berikut:
a)
Tujuan
1) Menguatkan
otot dada, lengan atas, lengan bawah.
2) Koordinasi
antara gerakan lengan dan kaki.
b) Pelaksanaan : Lakukan 4 x 8 hitungan.
c) Hitungan
1 x 8 pertama
1) Hitungan
2,4,5,6 : dari posisi berdiri dengan kedua kaki rapat, kedua sisi bagian dalam
lengan dirapatkan di depan dada, punggung tangan menghadap ke depan, langkahkan
kaki kanan ke samping kanan 2 langkah diikuti kaki kiri rapat. Bersamaan dengan
itu, kedua lengan dibuka ke samping dengan kepala tangan menghadap ke depan,
kembali ke sikap semula.
2) Hitungan
3, 4, 7, 8 : Lakukan gerakan yang sama
dengan langkah ke samping kiri, Hitungan 8 terakhir, kedua lengan ditekuk di
depan bahu.

Gerakan
Melompat, Tangan Bersilang
Aktivitas pembelajaran inti yang ke-2 yang
akan kamu pelajari tentang gerak melompat sambil menyilangkan tangan, cara
melakukan aktivitas pembelajarannya sebagai berikut.
a)
Tujuan
1) Kekuatan
dan kelentukan otot tungkai.
2) Koordinasi
tangan dan kaki.
3) Meningkatkan
keseimbangan.
b) Pelaksanaan : Lakukan 4 x 8 hitungan.
c) Hitungan
1 x 8 pertama Hitungan 1 s.d 4 : Lompat di tempat, kedua lengan ditekuk di
depan dada, tangan setengah mengepal, luruskan serong ke bawah di depan paha.
d) Hitungan
1 x 8 kedua
1) Hitungan
1,3,5,7: Dengan melompat angkat kaki kanan serong ke kiri, tangan kiri menekuk
kaki kanan bagian dalam (sisi tumit). Tangan kanan lurus ke samping setinggi
kepala, pandangan lurus ke depan.
2) Hitungan
2,4,6,8 : Lakukan gerakan kebalikannya.
e) Hitungan
1 x 8 ketiga Hitungan 1 s.d 8 : Gerakannya sama dengan hitungan pertama.
f) Hitungan
1 x 8 keempat
Bagaimana menurutmu gerakan latihan inti
gerak berirama yang barusan kamu cobakan, apakah menurutmu tingkat kesulitannya
lebih tinggi, dari gerakan yang sebelumnya. Jika kamu rajin berlatih yakinlah
kamu akan bisa. Gerakan ini akan terlihat indah apabila dilakukan secara
berkelompok bersama teman-temanmu.
Gerakan
Mendorong dan Merentangkan Lengan
Aktivitas pembelajaran ke-3 dalam gerak
berirama ini adalah gerak mendorong dan merentangkan lengan, cara melakukan
aktivitas pembelajarannya sebagai berikut.
a)
Tujuan
1) Menguatkan
otot lengan.
2) Koordinasi
tangan dan kaki.
3) Menguatkan
otot paha.
4) Meningkatkan
kelincahan, otot tubuh dan tungkai bawah.
b) Pelaksanaan : Lakukan 4 x 8 hitungan
c) Hitungan
1 x 8 pertama
1) Hitungan
1 s.d 4 : Jalan di tempat dimulai dengan kaki kanan. Dorong kedua lengan depan
lurus, setinggi bahu, kembali di depan dada, tangan mengepal menghadap ke
bawah.
2) Hitungan
5 s.d 8 : Tetap jalan di tempat, kedua lengan rentangkan ke samping setinggi
bahu, kembali ke depan dada, tangan mengepal menghadap ke bawah.

d) Hitungan
1 x 8 kedua
1) Hitungan
1 s.d 4 : Melangkah kaki kanan ke samping, lutut kiri ditekuk tegak lurus
dengan ujung jari kaki, kaki kanan lurus, tangan lurus, tangan kanan diayun ke
atas kepala siku ditekuk, kepalan tangan menghadap ke depan, tangan kiri
ditekuk di depan dada.
2) Hitungan
5 s.d 8 : Lakukan gerakan kebalikannya.
e) Hitungan
1 x 8 ketiga Hitungan 1 s.d 8 : Lakukan gerakan yang sama dengan 8 hitungan
pertama.
f) Hitungan
1 x 8 keempat Hitungan 1 s.d 8 : Lakukan gerakan yang sama dengan 8 hitungan
kedua.
Gerakan
Penenangan
Aktivitas pembelaran yang terakhir yang
akan kamu pelajari dalam gerak berirama di Kelas IX ini adalah gerak berirama
untuk penenangan, cara melakukan aktivitas pembelajaran gerakan penenangan
sebagai berikut.
Gerakan
Tangan Lurus, Tarik, dan Lurus
Amati peragaan cara melakukan aktivitas
pembelajaran gerakan tangan lurus, tarik, dan lurus senam aerobic aktivitas
gerak berirama sebagai berikut:
a) Tujuan
: melemaskan otot-otot lengan
b) Pelaksanaan : Lakukan 4 x 8 hitungan
1) Hitungan
1: berdiri tegak dengan kaki dibuka selebar bahu, telapak tangan kanan
diletakkan di lutut kanan, tangan kiri diluruskan ke atas dan tubuh dimiringkan
ke kanan.

2) Hitungan
2: berdiri tegak dengan kaki dibuka selebar bahu, telapak tangan kiri
diletakkan di lutut kiri, tangan kanan diluruskan ke atas dan tubuh dimiringkan
ke kiri.
Gerakan Penenangan Aktivitas pembelaran
yang terakhir yang akan kamu pelajari dalam gerak berirama di Kelas IX ini
adalah gerak berirama untuk penenangan, cara melakukan aktivitas pembelajaran
gerakan penenangan sebagai berikut.
Gerakan
Tangan Lurus, Tarik, dan Lurus
Amati peragaan cara melakukan aktivitas
pembelajaran gerakan tangan lurus, tarik, dan lurus senam aerobic aktivitas
gerak berirama sebagai berikut.
a) Tujuan
: melemaskan otot-otot lengan
b) Pelaksanaan : Lakukan 4 x 8 hitungan
1) Hitungan
1: berdiri tegak dengan kaki dibuka selebar bahu, telapak tangan kanan
diletakkan di lutut kanan, tangan kiri diluruskan ke atas dan tubuh dimiringkan
ke kanan.
2) Hitungan
2: berdiri tegak dengan kaki dibuka selebar bahu, telapak tangan kiri
diletakkan di lutut kiri, tangan kanan diluruskan ke atas dan tubuh dimiringkan
ke kiri.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar