
BELAD DIRI
Seni bela diri merupakan satu kesenian yang muncul
sebagai cara bagi seseorang untuk mempertahankan diri. Perkembangan seni bela
diri berawal dari medan perang. Bisa dikatakan seni bela diri
terdapat di mana-mana. Di belahan dunia manapun, pasti ditemukan seni bela
diri. Di setiap negara pasti ada bela diri dengan ciri khas masing-masing.
Berikut ini adalah beberapa seni bela diri dari
beberapa negara, seperti kungfu dari
Negara Tiongkok, jujitsu dari Negara Jepang, taekwondo dari Negara Korea,
capoeira dari Negara Brazil, pencak silat dari Indonesia, dan banyak negara
lain yang memiliki seni bela diri yang lain.
Pada bab ini akan dijelaskan tentang olahraga bela
diri tradisional kita yakni pencak silat. Aliran seni bela diri tradisional
yang berkembang di Indonesia. Nama “pencak” digunakan di Jawa, sedangkan
“silat” digunakan di Sumatra, Semenanjung Malaya, dan Kalimantan. Dalam
perkembangannya kini istilah “pencak” lebih mengedepankan unsur seni dan
penampilan keindahan gerakan, sedangkan “silat” adalah inti ajaran bela diri
dalam pertarungan.
Pencak silat pun juga sudah mulai dipertandingkan di
berbagai ajang kompetisi besar contohnya Sea Games dan Olimpiade. Pencak Silat
juga mempunyai banyak aliran, contohnya Silat Harimau, Merpati Putih, Bakti
Negara, Tapak Suci, Perisai Diri, Setia Hati, dan masih banyak lagi yang
berkembang. Bela diri ini pun tidak hanya berkembang di Indonesia, tetapi
hingga ke mancanegara, contohnya Belgia, Belanda, Amerika, dan lain-lain.
Masih banyak orang yang beranggapan bahwa berlatih
bela diri sama dengan berlatih kekerasan. Karena di sana diajarkan cara
memukul, menendang, menyerang, menghindar, dan menangkis. Namun, anggapan
tersebut tidak tepat, karena manfaat berlatih bela diri itu banyak sekali.
Bahkan pada tingkatan tertentu sebuah perguruan bela diri mulai mengajarkan fi
losofi yang terkandung dalam setiap
jurus yang dipelajari dan aplikasi fi losofi
tersebut dalam kehidupan sehari-hari, seperti jangankan menyakiti
seseorang dengan memukul atau menendang, menyakiti seseorang dengan bahasa
verbal saja bisa berurusan dengan hukum. Sehingga manfaat untuk olahraga,
prestasi, dan pengembangan ini justru menonjol.

SPESIFIK PENCAK
SILAT
Untuk menjadi pesilat berprestasi tinggi tidaklah
mudah. Kamu harus belajar keras dan disiplin dengan bimbingan seorang guru atau
pelatih yang dilakukan secara perorangan dan berkelanjutan. Selain itu, pesilat
harus didasari mental yang baik, disiplin, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
memiliki kepribadian, pola hidup teratur, dan sifat pembela dalam kebenaran. Selain
itu, pesilat harus mempelajari teknik dasar dan teknik pencak silat secara
tekun sehingga dapat menerapkan sebagaimana mestinya. Dalam bab ini, kita akan
mempelajari variasi dan kombinasi gerak spesifi k pencak silat. Penyajian
materi dipaparkan secara lengkap, baik gambar maupun penjelasannya. Diharapkan
kamu dapat lebih mudah memahami variasi dan kombinasi gerak spesifi k pencak
silat.

GERAK VARIASI
DAN KOMBINASI GERAK PENCAK SILAT
Gerak dasar pencak silat adalah suatu gerak terencana, terarah, terkoordinasi, dan terkendali yang mempunyai empat aspek sebagai satu kesatuan, yaitu aspek mental spiritual, aspek bela diri, aspek olahraga, dan aspek seni budaya. Dengan demikian, pencak silat merupakan cabang olahraga yang cukup lengkap untuk dipelajari karena memiliki empat aspek yang merupakan satu kesatuan utuh dan tidak dapat dipisah-pisahkan. Bentuk pembelajaran variasi dan kombinasi gerak dasar pencak silat antara lain sebagai berikut:

Gambar diatas merupakan contoh Bentuk latihan untuk
meningkatkan kemampuan penyerangan dalam seni bela diri pencak silat sebaiknya
kamu lakukan secara berpasangan. Dalam berlatih kamu harus saling memberi dan
menerima saran dari teman. Berikut ini akan diperlihatkan cara latihan
berpasangan sebagai berikut:
1) Pilihlah pasangan
yang seimbang.
2) Berdiri berhadapan dengan jarak 1 meter.
3) Lakukan gerak memukul dan menangkis secara perlahan, setelah bentuk gerakan sudah bagus baru diberi kekuatan.
Satu hal yang perlu
kamu ingat dalam melakukan latihan ini, kamu harus saling menjaga agar selama
latihan jangan sampai terjadi cedera. Sikap kamu selama latihan harus
betul-betul dijaga, jangan sampai mengejek atau mencemooh gerakan pasangan.
Bila pasangan latihan melakukan kesalahan berikanlah saran perbaikan.
GUNTINGAN
Tekhnik Dasar Guntingan Pencak
Silat – Salah satu tekhnik untuk menjatuhkan lawan adalah guntingan. Untuk
Menguasai tekhnik seni beladiri pencak silat anda harus tau tentang bagaimana
tekhnik ini bekerja. Guntingan dalam Pencak Silat adalh posisi menyerang untuk
menjatuhkan lawan dengan sasaran kuda-kuda lawan. Dengan metode kaki berlawanan
dan menjepit. Poin yang didapatkan ketika mengunting lawan sama dengan poin
bantingan pencak silat yaitu 3, Sebenarnya tekhnik ini hampir sama dengan
tekhnik Sapuan yang sebelumnya kita bahas, dengan sasaran yang sama, hanya saja
prosek kerja tekhnik guntingan ini berbeda dengan tekhnik sapuan.
·
Melakukan
Peregangan atau Pemanasan pada kaki (agar tidak terjadi keram)
·
Bersiap dengan
matang serta di penuhi dengan kecepatan yang maksimal.
·
Tidak boleh
memegang tubuh lawan atau mendorong tubuh lawan mengikuti gerakan guntingan.
GUNTINGAN DEPAN
Guntingan ini sama halnya dengan
guningan depan, namun guntingan samping ini biasanya mendahului kaki kanan
untuk menjepit kuda-kuda lawan lalu bersamaan dengan kaki kiri terbang dan
menjepit arahkan kedua kaki secara berlawanan.
kamu telah mempelajari tentang beberapa
teknik seni bela diri pencak silat. Jika
kamu memang berkeinginan menjadi seorang atlet pencak silat, maka cobalah kamu mencari
berbagai pola latihan yang berada di buku serta referensi lain seperti internet.
Dan yang lebih penting lagi kamu harus dapat menemukan tempat latihan atau
perguruan yang baik. Satu hal yang harus kamu ingat bahwa ilmu pencak silat
yang sudah kamu miliki jangan kamu gunakan untuk mencederai orang lain,
tempatkanlah olahraga ini sebagai seni dan melestarikan budaya bangsa, dan juga
sebagai ajang untuk meningkatkan kebugaran dan kesehatan tubuhmu.
SALAM OLAHRAGA...!!!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar